Kamis, 28 Desember 2017

Masihkah Kau Mengingatku

Masihkah Kau Mengingatku
Aku terbangun di pagi hari dengan berlinangan air mata, entah untuk yang keberapa kalinya. Ku usap air mata yang menetes di pipiku ini dengan tissue yang ada di kamarku. Ah, sudahlah aku relakan kamu pergi. Aku pikir sejak kamu pergi 2 bulan yang lalu aku bisa melupakanmu, tapi ternyata tidak. Bukannya aku masih cinta ataupun sayang, tetapi aku masih menyayangkan kenangan yang telah kita buat selama 2 tahun silam. Tetapi semuanya sudah tinggal kenangan. Kasih sayang yang kau beri selama ini, tidak bisa aku rasakan kembali. Senyummu yang manis yang biasanya membuatku bahagia,  tidak bisa aku lihat lagi. Kini hanya penyesalan yang dapat aku rasakan.
Sekarang aku baru menyadari betapa pentingnya dirimu. Kamu memang biasa saja, tapi kamu mampu membuatku berubah dari sikapku yang dulu seperti anak berandalan menjadi anak yang baik-baik. Ya, dulu waktu SMP aku memang seorang anak yang gemar bertengkar. Bahkan sudah terjadwal, tiap satu minggu aku bertengkar 2-3 kali. Coba bayangkan sudah berapa korban yang aku buat selama 3 tahun. Aku sempat berpikiran akan melanjutkan hal itu di tingkat SMA. Tapi, setelah kamu hadir dalam hidupku, kamu sudah merubah segalanya. Aku yang dulunya berandalan, sekarang menjadi anak yang baik. Aku yang dulunya tidak pernah mendapatkan ranking, sekarang masuk 10 besar. Bahkan aku yang dulunya benci organisasi sekarang malah menggemarinya, sampai aku menjadi ketua dalam sebuah organisasi. Begitu mengejutkan memang bagi mereka yang tahu sikapku waktu masih duduk di bangku SMP. Tapi itulah hidup, semua orang pasti akan mengalami perubahan setelah mengenal cinta.
Aku memang seseorang yang kuat, sudah terbuki di kehidupanku saat SMP. Tapi aku menangis setelah kamu memilih untuk pergi dari hidupku 2 bulan yang lalu. 2 tahun hubungan yang  kita jalani, tidak menjamin kita akan bersama selamanya. Kau pergi tanpa alasan yang jelas, kau meninggalkanku setelah kita terpisah oleh jarak dan waktu. Mungkin itu semua karena kamu sudah menemukan seseorang yang bisa membuatmu nyaman di sana, sehingga kamu rela melupakan cinta yang sudah kita jalani selama 2 tahun. Sempat rasa tidak menyangka ada pada diriku. Tapi aku sadar, ya itulah cinta, cinta bisa merubah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin. cinta bisa berubah dimana saja dan kapan saja. Cinta bisa merubah segalanya.

Aku merindukan sosok dirimu yang dulu selalu menemani hari-hariku, kamu yang dulu selalu membuatku bahagia, kamu yang dulu mampu membuatku tertawa dan tersenyum, dan kamu yang dulu sudah membawa perubahan di hidupku. Walaupun itu tidak seberapa bagimu, tetapi bagiku itu  merupakan suatu pencapaian yang sangat luar biasa yang pernah aku raih. Takkan kulupakan semua itu, takkan kulupakan semua perbuatanmu. Kan ku ingat dirimu yang pernah membawa perubahan di hidupku. Tapi apakah kau masih mengingatku?